Motivasi intrinsik mendorong individu untuk belajar karena ketertarikan dan kepuasan pribadi. Dalam konteks pendidikan, motivasi intrinsik berperan penting dalam pembelajaran jangka panjang. Gamifikasi dapat mendukung perkembangan motivasi intrinsik jika dirancang dengan tepat.
Dalam teori psikologi motivasi, kebutuhan akan kompetensi, otonomi, dan keterhubungan menjadi dasar munculnya motivasi intrinsik. Gamifikasi yang memberikan tantangan seimbang dan umpan balik positif dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi yang menekankan proses belajar, bukan sekadar hadiah, lebih efektif dalam menumbuhkan motivasi intrinsik. Peserta didik merasa belajar sebagai aktivitas yang bermakna dan menyenangkan.
Oleh karena itu, penerapan gamifikasi dalam pendidikan perlu mempertimbangkan aspek psikologis agar dapat mendukung motivasi intrinsik secara optimal.
Temukan layanan asesmen psikologi terbaik hanya di biro psikologi resmi Assessment Indonesia, mitra terpercaya untuk kebutuhan psikotes.
Referensi:
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2008). Self determination theory. Canadian Psychology.
Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). Interest development. Educational Psychologist.
Hanus, M. D., & Fox, J. (2015). Gamified classrooms. Computers and Education.